Sosok di Balik Kemenangan Intan Widya Nanda

Thu 02 Mar 2017 5:58 PM

Intan Widya Nanda, salah satu pemenang Kompetisi Digital Sariayu Umroh Cantik II bersama Dream.co.id mengaku sejak awal tidak terlalu berharap bisa memenangkan hadiah utama berupa paket perjalanan umroh dari Sariayu.  Ia hanya berharap bisa masuk ke 100 besar agar mendapatkan beauty hampers dari Sariayu. Namun, rupanya Allah mempunyai kehendak lain. Intan, sapaan akrabnya, akhirnya terpilih menjadi salah satu pemenang. Memang benar, Sahabat, jika Allah sudah berkata “kun faya kun” maka akan terjadilah.

Saat dihubungi oleh tim Sariayu Hijab, Intan mengaku kemenangannya pada Kompetisi Digital Sariayu Umroh Cantik II ini tak luput dari peran dan dukungan orang-orang terdekatnya, Sahabat.

“Pas audisi di Jakarta aku dapat nomor urut 8. Dari pagi aku sudah deg-degan bukan main. Tiba-tiba ada salah satu panitia yang mengatakan sesi interview nomor urut 6-8 diadakan setelah Ishoma (Istirahat, Salat dan Makan). Rasanya makin deg-degan. Enggak karuan deh rasanya. Selesai salah Dzuhur, seperti ada yang bisikin ‘Udahlah. Lillahi Ta’ala aja, Tan. Enggak usah diharepin. Kalau emang rezeki enggak akan kemana. Yang penting usaha dulu yang terbaik.’. Perasaan aku jadi lebih tenang.”, kenang Intan.

Walaupun setelah melaksanakan salat Dzuhur Intan merasa lebih tenang, tapi ternyata teman-teman terdekatnyalah yang mampu membuat Intan jauh lebih tenang dan tentunya percaya diri menghadapi sesi interview.

“Sepanjang proses interview kemarin, aku tuh Whatsapp-an sama teman-temanku. Mereka ini support system-ku yang paling keren. Salah satu dari mereka sempat mengingatkan ‘sambil nunggu giliran coba sambil Shallawatan biar hatinya tenang.’. Aku coba ikuti kata-kata temanku. Alhamdulillah, membantu banget. Hati aku jadi jauh lebih tenang.”, ungkap Intan pada tim Sariayu Hijab.

Tak hanya memberi dukungan berupa semangat dan doa, Intan juga mengatakan bahwa teman-teman mempunyai andil penting sehingga dirinya bisa menjadi pemenang Sariayu Umroh Cantik II.

“Jadi, sehari sebelum pergi aku bingung. Aku enggak punya outer warna hijau. Sedangkan aku harus menggunakan pakaian bernuansa hiaju. Akhirnya aku pinjam outer teman dan dikirim ke rumahku jam 12 malem. Pas hari H, subuh-subuh aku dating ke rumah temenku yang lain buat minta tolong bantu makeup-in karena aku mau tampil maksimal. Di sana aku cobain baju pinjaman itu. Ternyata kebesaran untukku. Sehingga hasilnya kurang bagus. Alhasil, temenku yang bantuin makeup minjemin baju sekaligus outer-nya. Alhamdulillah, Allah SWT memberikan aku teman-teman yang baik dan mensupport aku mulai dari pembuatan video, editing video, makeup bahkan sampai baju.”, cerita Intan sambil tertawa malu.

Selain dukungan dan doa dari teman-teman terdekat, Intan tentu mendapatkan  dukungan dan doa dari kedua orang tuanya. Intan bercerita bahwa sesaat setelah dirinya dinyatakan menang, ia langsung menghubungi Ayah dan Ibunya melalui telepon. Sayangnya, hingga berkali-kali dihubungi telepon Intan tak juga diangkat, Sahabat. Beruntung, tak lama kemudian sang Ayah menghubungi Intan. Kemudian Intan memberi tahu kemenangannya. Tak disangka-sangka, Ibunda Intan langsung merespon dengan heboh dan bersemangat.

“Tuhkan! Ini nih karena doa Ibu pas salat Shubuh tadi sebelum Intan berangkat!”, kata Intan menirukan sang Ibu sambil tertawa.

“Tapi memang benar sih berkat doa orangtuaku aku bisa menang.”, kata Intan lagi menutup pembicaraan.

MOST POPULAR