Celak, Sunnah Rasul Agar Mata Tetap Sehat

Fri 04 Dec 2015 9:19 AM

Rasulullah memiliki kegemaran memakai celak di bagian mata. Dalam kitab hadist Sunan Ibnu Majah, seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah memiliki tempat celak yang digunakan tiga kali di bagian mata. Sementara itu, dalam riwayat At-Tirmidzi dari Ibnu Abbas, disebutkan bahwa Rasulullah menorehkan celaknya tiga kali yang dimulai dari mata kanan dan diakhiri juga di mata kanan. “Barang siapa yang menggunakan celak, hendaknya menggunakannya dengan hitungan ganjil,” (HR Abu Daud).

Mengenal Celak Lebih Jauh

Ternyata, bagi kaum perempuan, celak juga telah digunakan sejak zaman Cleopatra. Cleopatra percaya bahwa celak memiliki khasiat dan manfaat estetika. Oleh karena itu, sejak 3.500 tahun yang lalu,celak populer di Mesir karena gadis-gadis Mesir menggunakannya untuk mempercantik mata dan alis mereka.

Celak asli terbuat dari batu itsmid berwarna hitam yang berasal dari Persia. Batu Itsmid terbaik mempunyai ciri-ciri di antaranya memiliki butiran halus yang berkilauan, mudah melekat, bagian dalamnya halus, serta bersih dari berbagai kotoran. Selain dari batu itsmid, ada pula celak yang terbuat dari hazelnut, almond atau minyak biji lainnya yang dibakar.

Celak memiliki berbagai khasiat untuk mata seperti memperkuat pengelihatan, mengeluarkan kotoran melalui sudut mata, mencegah infeksi mata, mendinginkan mata, melentikkan bulu mata, serta mempertegas mata. Selain sebagai estetika, menggunakan celak juga menjadi alat untuk melaksanakan salah satu sunnah Rasul yang menyehatkan mata.

Gambar : https://www.medianita.com/wp-content/uploads/2015/03/cara-membersihkan-celak-mata.jpg

MOST POPULAR