Menulis, Cara Ceritakan Pengalaman pada Dunia

Tue 10 Nov 2015 7:35 AM

Apa yang kamu lakukan saat ingin menceritakan pengalamanmu pada orang lain? Mengobrol? Atau menulis? Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa tulisan jauh lebih berpengaruh pada orang lain dibandingkan dengan obrolan maupun tayangan bergerak. Hal ini dikarenakan pada saat membaca tulisan, pembaca akan mengkhayal dan membayangkan apa yang dibacanya.

Apa yang Harus dilakukan Saat Memulai Menulis

Perhatikan bagaimana caranya membuat tulisan yang baik agar menarik minat pembaca. Mulailah dari dasar dulu, misalnya menggunakan tanda baca. Kamu juga dapat menggunakan rumus 5W+1H (Who, What, Where, Where, Why, How) agar tulisanmu lebih berisi dan dapat memberikan informasi yang jelas kepada pembaca.

Banyak membaca dapat mempengaruhi gaya penulisan menjadi lebih baik. Karena itu, perbanyaklah membaca agar wawasanmu jauh lebih banyak. Tidak masalah jika kamu terinspirasi gaya penulisan orang lain, yang terpenting jangan menjiplak.

Berbagi Pengalaman dengan Dunia

Percayalah, siapa saja bisa menulis. Jangan berpikir bahwa tulisan kamu jelek atau tidak enak dibaca, tulislah dulu apa yang ada dipikiranmu. Lama-lama seiring berjalannya waktu dan latihan, kamu pun akan terbiasa dan tulisanmu pun akan lebih baik dari sebelumnya.

Mulailah menulis dari blog misalnya, ceritakan saja pengalaman pribadimu sehari-hari. Jika kamu senang berpetualang atau jalan-jalan, ceritakan apa yang kamu alami selama perjalanan tersebut. Pengalaman apa pun dapat menjadi menarik dan bermanfaat jika kamu mau membaginya dengan para pembaca. Ingat kan? Bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesame. Selamat membagikan pengalamanmu lewat tulisan!

Gambar:
http://www.slate.com/content/dam/slate/articles/news_and_politics/politics/2014/11/141112_POL_MuslimGirl.jpg.CROP.promo-mediumlarge.jpg

MOST POPULAR